Cegah Dan Atasi Corona Ala Santri

55

Sebelum kita mencegah dan mengatasi virus corona kita harus tahu, Apakah virus corona itu. Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau sering disebut virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Virus corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di China dan ke sedikitnya 25 negara dan bahkan sekarang sudah menyebar di seluruh belahan dunia. Sehingga menyebabkan UNESCO mentapkan kejadian ini sebagai pandemik global.

Corona adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Infeksi virus corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Virus ini tergolong mempunyai beban massa yang berat, sehingga penyebaran nya tidak melalui udara. Namun, bersifat Drop let yakni menempel di permukaan benda yang ada disekitar kita. Namun penelitian terakhir yang dilakukan oleh Amerika, menjelaskan bahwa sekarang orang bisa tertular virus corona melalui udara. Maka dari itu kita harus selalu senantiasa berhati-hati.

Ada tiga gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu, demam, batuk dan sesak napas. Menurut penelitian, gejala infeksi virus Corona muncul dalam dua hari sampai dua pekan (14 hari) setelah terpapar virus corona.Seseorang dapat terinfeksi virus corona melalui berbagai cara, seperti tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus corona, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita dan kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan.

Banyak negara dibelahan dunia sangat waspada agar tidak terinfeksi dan tertular virus corona, sehingga banyak negara yang menutup suplai Import dari China tidak terkecuali d Iindonesia. Sekarang sudah marak tiap negara melock down toatal negara nya, begitu juga Indonesia yang saat ini gencar melakukan karantina wilayah diberbagi provinsi, pemerintah menyebutnya dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebagai santri, selayaknya kita juga mengambil peran dalam pencegahan penularan virus corona ini. Melalui edukasi kepada masyarakat tentang bahaya virus corona ini. Kita bisa terus mengampanyekan hal-hal yang dapat mencegah penularan ala santri.   karena kita bisa mencegah nya dengan mudah yakni :

  1. Selalu dalam keadaan bersih atau menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Contoh nya selalu menjaga wudlu
  2. Makan-makanan HALAL, karena jelas makanan halal selain cara pengolahannya yang higienis tentu juga perkara yang menyebabkan gampang gturunnya rahmat Allah SWY pada kita.
  3. Menjalankan Puasa sunnah. Hal ini mengajarkan kita tentang kehatia-hatian dan melatih kepekaan sosial kita. Apalagi dalam waktu-waktu ini yang banyak orang kesusahan
  4. Mengonsumsi madu, selain enak tentu saja menjaga daya tahan tubuh kita. Karena virus coroan nya nakal, menyerang kita saat lagi lemah-lemahnya. Menjaga daya tahan tubuh kita adalah kuncinya agar kita bisa megatasi kenakalannya.
  5. Rutin shalat tahajud. Ya, karena kita tidak boleh selalu lepas dalam meminta pertolongan kepada Allah SWT agar kita bebas dari marabahaya ini.

Yups, itu semua rekan-rekan hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari virus corona ala santri. Seperti yang saya sampaikan diatas, kita juga harus mengambil peran untuk mampu mengedukasi masyarakat tentang bahaya virus corona ini. Kita bisa menanam benih-benih kebaikan denga mengampanyekan ini keseluruh elemen masyarakat. tentunya tetap tidak melupakan identitas kesantriaan kita.

Penulis : Widya Puspitasari/ Alumni Terbaik LAKUT 2020 PC IPNU IPPNU Sidorajo

Editor  : Muh Hisyam Rohman/ Wakil Ketua 2 PC IPNU Sidoarjo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here